Sabtu, 30 April 2011

Bukan Kamu Namanya Kalau Menyerah

Baru-baru ini, aku memposting status yang cukup aneh di facebook. Aneh, karena aku salah memilih kata kerja. Statusku seperti ini: bagaimana cara makan gajah? Satu gigitan dalam satu waktu. Padahal aku tidak ingin menyelidikan bagaimana gajah mengonsumsi makanannya. Tapi statusku itu seharusnya: bagaimana cara memakan gajah? Satu gigitan dalam satu waktu.

Pesan ini sebenarnya kata bijak yang aku temukan di buku lama yang aku pinjam di perpustakaan daerah. Memang agak jail kedengarannya, tapi aku suka sekali makna yang terkandung di balik kalimat ini. Kalau kamu disodorkan daging sebesar gajah, bagaimana caramu menghabiskannya?

Hal yang sama berlaku untuk setiap impian dan cita-cita yang kamu rajut. Bagaimana caramu meraih impianmu yang besar dan tinggi? Lihat saja bagaimana cara memakan gajah di atas. Setiap impian besar dan tinggi akan dapat dicapai dengan menapaki satu-satu tangga mimpimu. Sama saja seperti memakan gajah yang besar. Untuk menghabiskannya kamu perlu waktu dan untuk mencapai impianmu, kamu juga perlu waktu.

Kalau kamu menelan gajah begitu saja, maka kamu bakal tersedak. Kalau kamu langsung melesat ke atas maka saat sampai di puncak kamu bakal bingung. Kamu tidak tahu apa yang harus kamu lakukan dan ketika jatuh, maka rasanya akan sakit sekali.

Setiap impian harus ditempuh dengan menapaki setiap anak tangga mimpi. Mimpi yang sempurna adalah mimpi yang terdiri dari pengalaman dan pelajaran. Kedua hal inilah yang membuat mimpi menjadi matang dan rasanya akan nikmat ketika kita suap. Tidak ada orang yang dapat meraih mimpinya dalam satu malam. Kalau pun ada, menurutku mimpinya itu tidak akan bertahan lama.

Kamu mau kan, impian yang sudah kamu raih tetap abadi? Kalau memang iya, maka jangan pernah berhenti menapaki tangga mimpimu. Jangan mencari jalan pintas. Jalan pintas sama dengan menelan gajah sekalian. Kalau kamu menyerah artinya kamu tidak memanfaatkan dengan baik segala daya dan tenaga yang sudah Tuhan berikan. Tuhan tidak sembarangan memberikan daya dan tenaga pada kita. Tuhan punya tujuannya: Ia ingin kita mencapai semua yang kita cita-citakan. Bukan kamu namanya kalau menyerah! Ingatlah kalimat ini di kepalamu.

Minggu, 27 Maret 2011

Jangan Berhenti Memikirkanku

Mungkin langkahmu ada artinya
Jangan buat aku takut
Jadikan aku ratu yang lekat
Biarkan wajahku dalam pikiranmu berkuasa

Aku tidak seperti yang kau pikirkan
Aku tidak akan pernah merubah perasaan
Rasa ini sudah aku satukan
Hati ini telah seutuhnya aku serahkan

Jangan berhenti memikirkanku
Biarkan aku jadi bayangmu selalu
Penuhi hatimu dengan senyumku
Jadikan aku wanitamu

Sabtu, 26 Maret 2011

Jawab Aku

Aku seperti menyusuri jalan berkelok-kelok
Yang ujungnya sama sekali suram
Tapi waktu aku berbelok
Kamu disana berdiri diam

Aku ragu pada diam itu
Apakah matahari akan bersinar cerah?
Ataukah angin kencang akan menderu?
Sesuatu dalam dada ini resah

Bisakah matahari cerah saja?
Dan jauhkan saja sang badai
Buat aku merasa istimewa
Jadikan aku wanita sejati

Jumat, 25 Maret 2011

Bumi Bopeng-bopeng

Kalau setiap detik wajah bumi bisa dilihat dari ruang angkasa, maka akan terlihat dengan sangat jelas jika bumi sudah bopeng-bopeng dan rusak parah. Gempa bumi, tsunami, longsor, tornado, banjir, perang,. Semuanya adalah ‘jerawat’ yang membuat bumi terlihat bopeng.

Gempa bumi yang terjadi membuat tsunami muncul dan bahkan kabarnya dapat membuat sebuah pulau berpindah posisi. Banjir membawa kerugian yang tidak sedikit dengan menyapu semua benda dan harapan yang dilewatinya. Dan tornado menggulung rumah tempat manusia berteduh.

Yang paling mengerikan adalah perang. Baru saja umat manusia bersedih melihat perang yang melanda negeri-negeri di timur tengah, sekarang muncul lagi pesawat perang beberapa negara menghujani bom negara Libia. Memang sih, semua ada alasan yang mendukungnya. Tapi kalau ada pilihan lain yang tidak mewajibkan perang, kenapa bukan jalan itu yang diambil?

Perang dampaknya bukan saja kehilangan harta benda karena bom yang dijatuhkan dari pesawat tempur atau granat yang sengaja ditanam. Akan tetapi, ada banyak hal mengerikan yang biasanya mengikuti sebuah perang: pemerkosaan, musnahnya harapan dan yang terparah adalah hancurnya masa depan generasi muda sebuah bangsa.

Apa jadinya kalau sudah begitu? Bisa dipastikan masa depan bangsa itu untuk tahun-tahun berikutnya bakal hancur. Pengorbanan yang diperlukan untuk mengobati luka perang tidaklah sedikit dan tidak banyak yang bisa mengobati luka perang hingga benar-benar sembuh total.

Bayangkan saja permukaan bumi yang sudah di zoom. Yang bisa dilihat semua penghuninya bergerak bebas. Tidak dielakkan, akan dapat dilihat kalau darah sudah menjadi air sungai. Tubuh manusia sudah menjadi gunung. Tangisan sudah menjadi nyanyian sehari-hari. Dan bumi sudah bopeng karena dihantam bom.

Sabtu, 12 Maret 2011

BERHENTI BERUSAHA? – NO WAY!!!


‘Kalo kamu berhenti berusaha sekarang, kamu tidak akan pernah tahu apa yang bisa muncul dari usahamu di masa depan – A. Nelson.’

Aku mendapatkan kata bijak yang cantik banget. kata bijak ini sangat bagus buat kita yang lagi menjalani mimpi kita saat ini. Berhenti berusaha? Hapus deh frasa itu dari kamus hidup kamu. Ganti dengan kalimat ‘aku tidak akan berhenti berusaha sebab usahaku saat ini adalah mimpiku juga!’

Memang sih, nggak mudah menjalani mimpi kita. Apalagi terkadang kita mengalami naik turun dan kadang rasanya impian kita tidak akan pernah menjadi nyata. Aku sendiri masih bermimpi saat ini dan aku tidak akan berhenti berusaha untuk menggapai mimpiku. Aku belum memikirkan bagaimana kalau seandainya aku gagal meraih semua mimpiku. Yang aku pikirkan adalah kalau aku berhenti sekarang maka aku tidak akan dapat kesempatan lagi dan mungkin saja mimpiku benar-benar akan lenyap.

Aku berusaha memposisikan kalau mimpiku ada di suatu tempat di masa depan dan untuk sampai ke tempat itu, aku harus menempuh jalur yang sedang aku lalui sekarang. Jalanku sekarang memang cukup rumit. Aku ini reporter tapi sama sekali tidak punya pendidikan jurnalistik. Aku benar-benar belajar dari nol. Hanya saja, aku senang menjalani hidupku dan aku yakin kalau mimpi-mimpiku akan terwujud jika aku tetap pada jalanku yang sekarang.

Kamu mungkin punya pengalaman yang sama denganku. Tetap saja berusaha. Berikan yang terbaik untuk usahamu sekarang dan jangan pernah menyerah. Apapun yang kamu lakukan sekarang nggak akan sia-sia. Mereka semua – usaha kamu itu – bakal kelihatan manisnya suatu saat nanti. Aku yakin itu dan kamu semua juga harus begitu!

Template by:

Free Blog Templates